Konsultasi Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Jeffry


SMS diterima…. (lagu owl city-Fireflies)

Jeffry: “Tata laksana atau penanganan DBD yang dilakukan di sana (rumah sakit.red) gimana ya? Kalau terapi farmolnya gimana? pake quersitrin atau gimana? hehe.. Just my curiosity

Well..your curiosity is so educative, Jef. Firstly, in my opinion I asked my self, “Masa sih Jeffry gak tau?” but then I know you have a comment to replay me. I know the answer by practice and you have known it by the perfect theory. Theory without practice is difficult, in the other case practice without theory is more difficult. Finally, combination between theory and practice make ‘your curiosity’ perfect, Jef. I really appreciate you.

Baiklah.. percakapan dilanjutkan:

Saya: “Penanganan di sini (rumah sakit *peeep*) langsung diinjek analgesik terus dilanjut infus. Obatnya yang dikasih vomitas, paracetamol, omeprazol, suplemen. Sudah tiga hari trombositnya terus turun. Katanya disuruh bedrest total, gak ada pantangan makanan kecuali yang asam-asam”

Jeffry: “Ooh memang, salah satu manifestasi klinik DB itu trombositopenia, selain nyeri terutama pada sendi dan otot. Trombosit bisa turun <100rb mm3, padahal normalnya 150rb-400rb mm3 makanya cenderung dapat mengalami perdarahan di bawah kulit, selaput hidung dan mukosa lambung (so dikasih omeprazol dan pantang makan makanan yang terlalu asam). Tetapi tenang aja, asal gejalanya bisa diatasi, nanti sistem imun tubuh juga bisa mengeliminasi virus dengue dan trombosit bisa normal lagi”

Saya: “Oh gitu ya, virus memang dilawannya oleh sistem imun tubuh kan, gak ada obat yang bisa mengobati karena nanti bisa sembuh sendiri asal daya tahan tubuh kita baik. Iya tho?”

SMS dikirim… (Delivery report: delivered)

Saya lalu mengucapkan terima kasih atas informasi yang telah diceritakan oleh teman saya itu. Saya jadi tahu kenapa orang yang sakit DBD diberi omeprazol.

Tiba-tiba ada balasan SMS lagi…

Jeffry: “Oia, aku juga pernah baca kalau virus dengue itu ada 4 serotipe. Kabar buruknya, antibodi yang dihasilkan tubuh kita spesifik terhadap masing-masing tipe, tidak bisa silang. Jadi maksimal seseorang bisa terkena DB sebanyak 4 kali seumur hidup. Kabar baiknya, di daerah tropis, seperti Indonesia, hanya serotipe 3 yang berjangkit. Diduga quersitrin (golongan flavonoid) bisa sebagai antivirus dengue karena bisa menghambat enzim reverse transcriptase (ada di virus RNA, virus dengue termasuk virus RNA) dan bisa meningkatkan trombosit. Tapi tampaknya belum digunakan untuk pengobatan konvensional”

Saya: “Ooh.. mungkin nanti flavonoidnya tambahan dari makanan yang dimakan. Once more, thanks a lot yaa =)”

SMS dikirim…

 

Advertisements

2 thoughts on “Konsultasi Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Jeffry

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s